Desa Sindangsari
Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut - 32
Administrator | 17 Februari 2026 | 26 Kali Dibaca
Artikel
Administrator
17 Februari 2026
26 Kali Dibaca
Kuliner tradisional terus menjadi bagian penting dari warisan budaya di Indonesia, yaitu salah satunya sumpia yang memiliki cita rasa khas. Salah satu usaha yang tetap eksis dan berkembang adalah sumpia milik Ibu Heni Rohaeni (65), yang berlokasi di Kampung seureuh, RT02 RW15, Desa Sindangsari, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Usaha sumpia ini telah berjalan lebih dari 35 tahun dan masih aktif memproduksi hingga kini. Awalnya, Ibu Heni belajar teknik membuat sumpia dari seseorang, dan seiring berjalannya waktu, bisnis sumpia tersebut akhirnya ia beli dan kembangkan sendiri.
Dalam satu kali produksi, usaha ini mampu menghasilkan sumpia mulai dari 1,5 kg hingga 40 kg, tergantung permintaan pelanggan. Salah satu daya tarik utama dari sumpia produksi adalah daya tahannya yang luar biasa, bisa bertahan hingga 5 bulan, berkat penggunaan bahan-bahan berkualitas tinggi.
Harga yang ditawarkan cukup bersaing, yaitu Rp40.000 per kg, dengan rasa khas udang, yang memiliki perpaduan rasa asin, manis, dan gurih. Produksi sumpia ini telah menjangkau pasar Bandung, Leuwigoong, dan berbagai wilayah lainnya. Selain dipasarkan di pasar-pasar besar, banyak pelanggan yang memesan langsung datang ke lokasi.
Meski usaha ini terus berkembang, tantangan tetap ada, terutama harga bahan baku seperti minyak dan gula yang sering mengalami kenaikan, sehingga memengaruhi biaya produksi.
Usaha ini didukung penuh oleh keluarga Ibu Heni, yang turut membantu dalam berbagai proses produksi dan distribusi. Dengan komitmen yang kuat dan kualitas produk yang selalu terjaga, sumpia Ibu Heni tetap menjadi pilihan utama bagi pencinta sumpia di berbagai daerah.
Bagi yang ingin mencoba atau memesan sumpia berkualitas ini, dapat langsung menghubungi Ibu Heni Rohaeni melalui WhatsApp: 081287322025.
Mengusung cita rasa khas dan daya tahan luar biasa, usaha sumpia Ibu Heni menjadi bukti bahwa kuliner tradisional tetap bisa bertahan dan berkembang di tengah persaingan pasar modern.
Tim Liputan Desa Sindangsari melaporkan…..
Komentar Facebook
Statistik Desa
Populasi
36
Populasi
31
Populasi
-
Populasi
-
Populasi
67
36
LAKI-LAKI
31
PEREMPUAN
-
JUMLAH
-
BELUM MENGISI
67
TOTAL
Aparatur Desa
Pj. Kepala Desa
Denda Permana Sandi
Sekretaris
Febi Fahrudin
Kepala Urusan Umum
Suhendar
Kepala Urusan Keuangan
Nada Shabila
Kepala Seksi Pemerintahan
Iwan Somantri
Kepala Seksi Kesejahteraan
Mami Maryami
Kepala Seksi Pelayanan
Dewi Endah
Kepala Dusun 1
Apipudin
Kepala Dusun 2
Nur Fatmawati
Kepala Dusun 3
Taufik
Desa Sindangsari
Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut, 32
Hubungi Perangkat Desa untuk mendapatkan PIN
Masuk
Menu Kategori
Arsip Artikel
46 Kali
Madrasah Pondok Pesantren Al-Mansyuriah Menjaga Tradisi Pendidikan Islam Di Garut
42 Kali
Kegiatan Posyandu Pelangi 7 Rutin Menjaga Kesehatan Warga Desa Sindangsari
33 Kali
Vila Dodi Wisata Keluarga di Desa Sindangsari
33 Kali
Telur Asin Laksana Cita Rasa Tradisional dari Desa Sindangsari
32 Kali
Grup Marawis Nurilanwar Harmoni Nada dari Desa Sindangsari
28 Kali
Cireng Kering Camilan Gurih dan Renyah dari Garut
26 Kali
Potensi Unggulan Desa Sindangsari Bawang Goreng Renyah Khas Ibu Idah
32 Kali
Grup Marawis Nurilanwar Harmoni Nada dari Desa Sindangsari
28 Kali
Cireng Kering Camilan Gurih dan Renyah dari Garut
26 Kali
Potensi Sumpia Tradisional Yang Bertahan Lebih Dari 35 Tahun
46 Kali
Madrasah Pondok Pesantren Al-Mansyuriah Menjaga Tradisi Pendidikan Islam Di Garut
25 Kali
Padepokan Hilir Mudik Sentra Ternak Domba Adu Berkualitas Di Garut
22 Kali
Tahu Kaka Kembar Usaha Tahu Dengan Cita Rasa Khas Di Garut
26 Kali
Potensi Unggulan Desa Sindangsari Bawang Goreng Renyah Khas Ibu Idah
Agenda
Belum ada agenda terdata
Sinergi Program
Komentar
Media Sosial
Statistik Pengunjung
| Hari ini | : | 64 |
| Kemarin | : | 130 |
| Total | : | 1,399 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| IP Address | : | 10.0.0.43 |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |

Kirim Komentar